Tips MENGATUR Haid pada saat ibadah haji dan umrah

wanita muslimah

Dalam perhitungan standart kedokteran tentang bagaimana perubahan pola haid dengan menggunakan hormon progestin atau PKK dapat digunakan untuk mengendalikan dan mengatur periode siklus haid pada saat ibadah haji. Dengan tetap pada pemahaman dasar terjadinya siklus haid maka terdapat hal penting yang perlu diperhatikan agar pengendalian siklus haid ini dapat tercapai, seperti:

1.  Usia korpus luteum dimana penghasil hormon estrogen dan progesteron selama kurang dari 14 hari.

2. Estrogen dan progesteron aktif bersama endometrium pada saat periode haid

3. Apabila terjadi kehamilan maka korpus luteum ini akan berusaha dipertahankan oleh hormon hCG hingga terbentuknya plasenta.

Sehingga cara tepat dan aman untuk berhasi mengubah pola haid adalah

1. Menunda haid dengan memundurkan

Dengan menunda atau memundurkan pola haid maka anda dapat mengatur kapan siklus haid tersebut akan datang. Melalui pemberian pil kontrasepsi pada hari ke lima hingga 14 maka siklus haid akan berhenti kurang lebih 3 hari sebelum haid tiba

Namun apabila anda menggunakan progestin dalam 14 hari sebelumnya maka efek dari progestin dan estrogen serta progesteron dapat mempertahankan lapisan endometrium dalam keadaan seimbang meski seringkali akan terjadi efek penarahan akibat dari lapisan endometrium yang tipis selama kurang lebih 3 hari

b. Menunda haid dengan Memajukan siklus haid

Cara yang satu ini adalah cara yang paling sedikit digunakan oleh para wanita dikarenakan tujuan dari metode ini sebenarnya adalah memberikan progestin atau PKK pada hari ke lima haid dan kemudian haid akan diberhentikan pada hari ke 19 dimana haid akan menjadi lebih cepat kira kira 7 hari dari periode siklus haid normalnya.

You might also like More from author