Perbedaan antara umrah dan haji

Agenda Haji - Perbedaan Haji dan Umroh

Agenda Haji – Perbedaan Haji dan Umroh haji dan umroh

Bagi umat Islam, Haji dan umroh adalah rukun Ibadah yang tidak boleh ditinggalkan. Selain karena menjadi rukun Islam yang ke 5, haji dan umroh juga mempunyai nilai ibadah yang begitu besar.

Salah satu hadits mengatakan
Dari Abu Hurairah, ia berkata, Bahwa Rasulallah SAW bersabda :
“Antara umrah yang satu dan umrah lainnya, itu akan menghapuskan dosa di antara keduanya. Dan haji mabrur tidak ada balasannya melainkan surga.” (HR. Bukhari no. 1773 dan Muslim no. 1349)

Namun, masih banyak orang yang belum mengetahui persis apa perbedaan umrah dan haji, padahal ibadah umrah dan ibadah haji itu memiliki beberapa perbedaan didalamnya walaupun kedua ibadah tersebut sama-sama dilaksanakan di tanah suci Mekkah. Oleh karena itu, Mari kita sedikit mengenal apa saja perbedaan antara umrah dan haji.

Jika kita ilihat dari segi waktu pelaksanaan, ibadah haji memiliki waktu-waktu tertentu yaitu ketika syawal, dzulqo’dah, dan 10 hari pertama dari bulan dzulhijjah. Sedangkan ibadah umrah, yakni hari-hari dalam setahun adalah merupakan waktu yang diperbolehkan untuk niat melaksanakan ibadah umrah, kecuali waktu-waktu haji bagi orang yang berniat ihram haji saja di dalamnya.

skema Ibadah Haji - perbedaan haji dan umroh
skema Ibadah Haji – perbedaan haji dan umroh

Ada beberapa perbedaan antara Haji dan Umrah, di antaranya adalah sebagai berikut :

  • – Ibadah umrah tidak memiliki waktu tertentu dan tidak bisa ketinggalan waktu.
  • – Dalam ibadah umrah tidak ada kegiatan melontar jumroh.
  • – Dalam melaksanakan ibadah umrah tidak ada wukuf di Arafah dan tidak ada pula singgah di Muzdalifah.
  • – Tidak adanya jamak antara dua shalat seperti dalam pelaksanaan ibadah haji. Demikian menurut Ulama Hanafiyah, Malikiyah, dan Hanabilah. Sedangkan ulama Syafi’iyah berpendapat diperbolehkannya jamak dan qashar. Karena menurut mereka, haji dan umrah bukanlah sebab bagi bolehnya jamak antara dua shalat, melainkan sebabnya adalah karena dalam kondisi safar (perjalanan).
  • – Miqat umrah untuk semua orang adalah Tanah Halal. Sedangkan dalam ibadah haji, miqat bagi orang Makkah adalah Tanah Haram.
  • – Dalam Umroh tidak adanya pelakasanaan thawaf qudum dan tidak ada pula khutbah.
  • – Menurut pendapat ulama Malikiyah dan Hanafiyah, hukum ibadah umrah adalah sunah muakkad sedangkan haji hukumnya adalah fardhu. Menurut ulama Hanafiyah, pada ibadah umrah tidak ada Thawaf Wada sebagaimana dalam pelaksanaan ibadah haji.
  • – Membatalkan umrah dan melakukan thawaf dalam keadaan junub tidak diwajibkan membayar denda seekor unta yang digemukkan (al-badanah) sebagaimana diwajibkan dalam pelaksanaan ibadah haji.

Itulah sedikit ringkasan kami tentang perbedaan antara umrah dan haji, mudah-mudahan dapat bermanfaat. Rabbani Tour juga menyediakan sarana bagi Anda yang ingin umroh, terutama sebentar lagi bulan puasa, jadi kami juga menyediakan paket Umroh ramadhan. Tersedia juga paket umroh plus ke berbagai negara dan umroh reguler.

You might also like More from author