Keistimewaan Masjid Qiblatain

Selain masjid Quba, di sisi lain ada masjid Qiblatain yg merupakan sebuah masjid yg memiliki nilai sejarah yang tinggi, yang mana Sejarah Masjid Qiblatin ini adalah salah satu masjid yg wajib di kunjungi ketika anda sedang berada di kota madinah ketika sedang haji maupun umroh.

Sejarah Masjid Qiblatin

Keistimewaan Masjid Qiblatain
Keistimewaan Masjid Qiblatain

Sebuah masjid yg menarik di dunia yang memiliki 2 arah kiblat yg berbeda, hak itu lah yg membua masjid ini memiliki sejarah yang wajib di ketahui oleh umar muslim di dunia. Masjid 2 kiblat) adalah salah satu masjid terkenal di Madinah. Masjid ini mula-mula di kenal dengan nama Masjid Bani Salamah, karena masjid ini di bangun di atas bekas rumah Bani Salamah. Letak nya di tepi jalan menuju kampus Universitas Madinah di dekat Istana Raja ke jurusan Wadi Aqiq atau di atas sebuah bukit kecil di utara Harrah Wabrah, Madinah.

Pada permulaan Islam, orang melakukan shalat dgn kiblat ke arah Baitul Maqdis (nama lain Masjidil Aqsha) di Yerusalem/Palestina. Baru belakangan turun wahyu kepada Nabi Muhammad SAW untuk memindah kan kiblat ke arah Masjidil Haram di Mekkah.

Peristiwa itu terjadi pada tahun ke-2 Hijriyah hari Senin bulan Rajab waktu dhuhur di Masjid Bani Salamah ini. Ketika itu Nabi Muhammad SAW tengah salat dgn menghadap ke arah Masjidil Aqsha. Di tengah salat, tiba-tiba turun lah wahyu (surat Al – Baqarah ayat 144) yang artinya:

Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memaling kan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Paling kan lah mukamu ke arah Masjidil Haram. Dan di mana saja kamu berada, palingkan lah mukamu ke arah nya. Dan sesungguh nya orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang di beri Alkitab (Taurat dan Injil) memang mengetahui, bahwa berpaling ke Masjidil Haram itu adalah benar dari Tuhan nya. Dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan.”

Setelah turun nya ayat tersebut seperti yang di atas, berkata seseorang dari Bani Salamah, “Ketahuilah, sesungguhnya kiblat telah di ganti,” maka mereka berpaling sebagaimana mereka menghadap kiblat, dan kemudian meneruskan nya dengan memindah kan arah kiblat menghadap ke Masjidil Haram. Merujuk pada peristiwa tersebut, lalu masjid ini di namakan Masjid Qiblatain, yang artinya “masjid berkiblat dua”.

Keistimewaan Masjid Qiblatain
Keistimewaan Masjid Qiblatain

Masjid Qiblatain ini telah mengalami beberapa kali pemugaran. Pada 1987 Pemerintah Kerajaan Arab Saudi di bawah Raja Fahd melakukan perluasan, /renovasi dan pembangunan konstruksi baru, namun tidak menghilang kan dari ciri khas masjid tersebut. Kini bangunan Masjid Qiblatain memang memiliki dua arah mihrab yg menonjol (ke arah Makkah dan Palestina) yg umum nya di gunakan oleh Imam salat. Setelah di renovasi oleh pemerintah Arab Saudi, dgn hanya memfokus kan satu mihrab yang menghadap Ka’bah di Makkah dan meminimalisir mihrab yg menghadap ke Yerusalem, Palestina. Ruang mihrab mengadopsi geometri ortogonal kaku dan simetri yang ditekankan dengan menggunakan menara kembar dan kubah kembar. Kubah utama yang Menunjukkan arah kiblat yang benar dan kubah kedua adalah palsu dan di jadi kan sebagai pengingat sejarah saja. Ada garis silang kecil yang menunjuk kan transisi perpindahan arah. Di bawahnya terdapat replika mihrab tua yang menyerupai ruang bawah kubah batu di Yerusalem, bernuansa tradisional. Sebelumnya Sultan Sulaiman telah memugarnya pada tahun 893 H atau 1543 M. Masjid Qiblatain merupakan salah satu tempat ziarah yang biasa dikunjungi jamaah haji dan umrah dari seluruh penjurudunia.

Demikian Pembahasan kali ini tentang Keistimewaan Masjid Qiblatain. Jika anda berkeinginan mengunjungi tempat tersebut Rabbani tour bersedia mengantarkan anda ke tempat tersebut dalam program Umroh Plus Mesir dan juga Wisata Muslim dengan pilihan Paket Tour Aqsa, Paket Tour Bangkok, Wisata Halal Turki dan ada juga pilihan paket umroh, Umroh Plus, Umroh Plus Turki, Umroh Plus Aqsa, Umroh Plus Dubai dan Umroh Promo.

You might also like More from author