Amalan yang setara dengan ibadah haji

Dengan sifat allah yang maha pemurah dan penyayang maka kita harus menjadi refleksi dari sifat pemurah tersebut dimana amal ringan dapat disyariatkan melalui amalan amalannya yang membuat kita dapat menerima pahalanya yang berlipat lipat ganda. Amal yang ringan tentu memiliki pahala yang sama besarnya dengan amal ibadah haji dan umrah. Berikut adalah amalan yang dapat anda lakukan seperti:

1. Keluar dari rumah dan melakukan shalat fardhu di masjid dalam keadaan suci.  Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Barang siapa keluar dari rumahnya dalam keadaan suci untuk menunaikan shalat fardhu, pahalanya seperti pahala haji orang berihram.” (Shahih: Shahih Abu Dawud, no 558)

2. Melakukan SHALAT BERJAMA’AH DI MASJID KEMUDIAN DUDUK BERDZIKIR hingga TERBIT MATAHARI LALU SHALAT 2 RAKA’AT. Rasulullah bersabda, “Barangsiapa shalat Subuh dalam sebuah masjid secara berjama’ah lalu tinggal di dalamnya hingga ia Shalat Dhuha, maka ia mendapatkan pahala seperti pahalanya orang haji dan umrah yang sempurna haji dan umrahnya.” (Hasan li ghairihi: Shahih At-Targhib wa At-Tarhib, no. 469). Sebagai informasi tambahan, pahala amalan ini bisa didapat dengan syarat, pelaku sebelum masuk ke dalam masjid, di perjalanan menuju masjid, atau masih dirumah, haruslah berniat untuk mempelajari atau mengajarkan kebaikan. Tidak ada kewajiban waktu tertentu.

3. MELAKSANAKAN SHALAT FARDHU SECARA BERJAMA’AH DAN SHALAT DHUHA DI MASJID. Rasulullah saw bersabda,” Barangsiapa berjalan menuju berjama’ah sholat wajib, maka dia seperti berhaji. Dan barang siapa berjalan menuju shalat tathawwu'(sunnah) maka dia seperti berumrah yang nafilah (istilah lain sunnah).” (Hasan: Shahih Al-Jami’ no. 6556), dalam hadits yang lainnya, Rasulullah bersabda,” Barangsiapa keluar dari rumahnya dalam keadaan sudah bersuci untuk shalat fardhu maka pahalanya seperti pahala orang haji yang berihram, Dan barangsiapa keluar shalat Dhuha dia tidak bermaksud kecuali itu, maka pahalanya seperti pahala orang yang berumrah. Dan shalat sesudah shalat yang tidak ada perbuatan sia-sia di antara keduanya diyulis di kitab ‘Illiyyin.”( Shahih: Shahih Sunan Abu Dawud, no. 522;Shahih Al-Jami’ no. 6228)

You might also like More from author